Pagi harinya setelah menerima SMS dari calon ustadz yang akan mengasuh Rumah Tahfidz Pertama di Demak, ada tamu yang berkunjung ke Rumah. Perbincangan berlangsung seru karena memang sudah lama tidak berjumpa dengan tamu tersebut yaitu Pak Arief Rahman Hakim (Ketua SALAM Demak).
Ide Pendirian Rumah Tahifdz ini pun kita sampaikan termasuk cerita malam harinya yang ada kabar mendadak tentang usukan utuk pemindahan lokasi di tempat lain. Ide ini Insyaallah di dukung penuh oleh beliau, kebetulan SALAM dulu pernah ada program Beasiswa untuk pelajar yang sekarang belum aktif lagi programnya.
Ketika pulang mendadak Pak Arif puya ide tentang lokasi untuk dijadikan Rumah Tahfidz, beberapa waktu yang lalu pernah ditawari rumah untuk ditempati oleh seorang teman yang sedang pindah ke luar kota.
Akhirnya dicoba utuk menghubungi teman tersebut untuk mengkonfirmasi tentan pendirian Rumah Tahfidz ini
Tantangan Baru (1)
Setelah Insyaallah mendapatkan kepastian tentang tempat Rumah Tahfidz, tiba-tiba beberapa hari kemudian mendapatkan pesan singkat (SMS) dari calon pengasuh Rumah Tahfidz ke HP yang isinya kurang lebih, “Setelah mempertimbangkan lebih baik untuk berjuang di daerah lain, karena di sekitar tempat itu sudah ada Pondok Pesantren dan Panti Asuhan..”
Kabar yang tiba-tiba itu lumayan membuat kaget juga dan sempat nego dengan beliau untuk meninjau keputusan yang dibuatnya, akan tetapi tetap diputuskan bahwa lebih baik untuk memilih tempat yang lain bukan disitu.
Okelah, akhirnya karena keputusannya sampai detik ini belum ada perubahan, akhirnya berfikir masak harus mundur lagi dan tidak mulai-mulai ide pendirian Rumah Tahfidz ini, kemudian dicari alternatif untuk mencari Pengajar atau pengasuh yang lain dan juga mencari tempat lain untuk juga didirikan Rumah Tahfidz
Hmm.. Insyaallah kejadian ini ada Hikmahnya dikemudian hari, Tetap POSITIF THINKING dan Tetap ACTION..!!
Pembelian Domain RumahTahfidz.com
Akhirnya memutuskan untuk membeli domain www.rumahtahfidz.com, tanggal 7 Juli 2011. Meski belum berdiri Rumah Tahfidz-nya akan tetapi Bismillah.. semoga dengan membeli Domain ini semakin diSEGERAkan utuk bisa merealisasikan pendirian Rumah Tahfidz.
Sejak dibeli Domain ini kemudian langsung diinstal memakai mesin WordPress dan beberapa hari berikutnya langsung ditulis catatan pengalaman tentang proses pendirian Rumah Tahfidz, seoga bisa menjadi rekam jejak ketika nanti Rumah Tahfidz ini sudah berdiri.
Mohon doanya buat para pembaca semua.. Semoga ALLOH SWT memudahkan langkah pendirian Rumah Tahfidz ini dan MERIDHOI setiap prosesnya..
Video Rumah Tahfidz Yusuf Mansur
Rencana Lokasi Tempat Rumah Tahfidz di Demak (2)
Meski awalnya agak kecewa dengan pertemuan sebelumnya, yang harus menunda lagi ide pendirian Rumah Tahfidz, akan tetapi akhirnya kekecewaan itu sirna dengan mengubah mindset bahwa hal kecil tersebut tidak akan menghalangi untuk merealisasikan tempat Penghafal Alqur’an di Demak.
Kemudian setelah pertemuan itu mulai hunting tempat mana yang bisa dijadikan untuk program Rumah Tahfidz ini. Fikir-fikir dan sounding ke teman-teman dan berpikir solusi, akhirnya kepikiran ada Rumah di Kampung Damunggalan yang saat ini posisi masih di kontrakkan.
Kemudian bilang kepada kakak kapan ya berakhirnya masa kontraknya, dibilang sekitar Agustus dan disampaikan pula ide pembentukan Rumah Tahfidz ini, dijelaskan juga program yang ada dan siapa yang akan mengelolanya. Alhamdulillah kakak juga mensupport dan bilang akan merenovasi rumah dulu baru dipakai buat Rumah Tahfidz.
Subhanallah keesokan paginya setelah berbincang tentang Rumah di Kp. Damunggalan tersebut ada tamu yang berkunjung di rumah yaitu tetangga yang tinggal di sebelah rumah kontrakan. Beliaulah yang sering ditanya orang tentang rumah tersebut apakah dikontrakkan apa tidak, akhirnya disampaikan pula bahwa kontrak tidak akan diperpanjang dan akan dipakai sendiri untuk digunakan sebagai RUmah Tahfidz.
Rencana Lokasi Rumah Tahfidz (1)
Di pertemuan pertama pembahasan Rumah Tahfidz dengan ustadz Masykuri, pembicaraan pertama lebih kepada tempat yang akan ditempati dan garis besar rencana ke depannya.
Tempat yang akan pertama di survey yaitu di Masjid Bogorame akhirnya batal di lihat karena setelah dibicarakan bahwa lebih baik dalam Rumah Tahfidz ini ada sebuah Rumah yang bisa ditinggali bersama sehingg akan lebih Mudah Kontrol dan Pengawasannya, meski di Masjid itu ada satu kamar yang bisa ditempatin.
Meski awalnya ingin segera mengeksekusi ide pembentukan Rumah Tahfidz ini dengan tempat yang seadanya dulu, baru bertahap menyempunakannya, akhirnya diputuskan ide ini kita peding dahulu biar lebih matang, dan diadakan pembagian tugas yaitu saya mencari Rumah yang dikontrak untuk lokasi Rumah Tahfidz dan Ust. Masykuri mencari Murid untuk menjadi peserta di Program Penghafal Alquran ini
Ide Pembentukan Rumah Tahfidz yang Mulai akan dieksekusi
Setelah muncul lagi Ide untuk mendirikan RUmah Tahfidz, akhirnya mulai kepikiran juga untuk mencari siapa yang mengajar nanti. Meski murid belum dapat (karena anak yang dibantu juga belum pasti mau untuk ditampung di Demak), akhirnya segera hunting bakal calon guru yang akan mengaji nanti.
Nama Ustadz Masykuri muncul untuk jadi nominasi pengajar di Rumah Tahfidz Demak, kemudian dikirimlah SMS ke beliau tanya kabarnya dan mengabarkan tentang rencana pendirian RUmah Tahfidz di Demak. SMS yang dikirim belum ada respon sampai sorenya ada telefon masuk dari beliau. Obrolan panjang pun berlangsung via telepon dan ternyata ide tentang Rumah Tahfidz disambut dengan ANTUSIAS dan ternyata beliau juga mempunyai mimpi yang hampir sama ingin mempunyai Panti Asuhan dan Mengajarkan Alqur’an serta Menghafalkannya.
Setelah telefon itu, kemudian kita pun membuat janji untuk ketemuan membahas lebih lanjut tentang Program Rumah Tahfidz ini dan survey tempat yang akan digunakan sebagai ajang memasyarakatkan Alqur’an
Sekali lagi Ide Pendirian Rumah Tahfidz (4)
Yup, tulisan ini akan bercerita kembali tentang munculnya ide pembentukan Rumah Tahfidz yang sampai sekarang belum dieksekusi. Setelah rangkaian inspirasi dan pertemuan dengan beberapa orang yang telah mengelola Rumah Tahfidz masih saja ide pendirian RUmah Tahfidz di Demak belum dimulai.
Keinginan itu muncul kembali setelah ada teman di Demak yang mengajak chatting tentang kondisi masyarakat di Demak. Dimana ada beberapa penduduk Demak ada yang butuh bantuan, ada seorang anak yang lulus SD terancam tidak bisa meneruskan sekolahnya.
Kondisi ini segera saya sampaikan kepada teman yang lain utuk ikut serta membantu, bahkan menyanggupi untuk menampung di Demak sehingga bisa sekalian kita bina dan disekolahkan. Setelah kejadian itu jadi teringat bagaimana kalau dibuat program Menghafal ALqur’an sekalian. Akhirnya keinginan untuk mendirikan Rumah Tahfidz pun muncul kembali.
Rencana Pendirian Rumah Tahfidz (3)
Rencana akan selamanya menjadi Rencana jika tidak diikuti dengan langkah Pertama. Sampai beberapa waktu berselang impian pendirian rumah tahfidz pun tidak ada eksekusi sama sekali. Sampai akhirnya suatu ketika bersilaturahmi dengan Ustadz Fadlan dari Wisata Hati Semarang.
Ketika berbincang dengan beliau dan bertanya tentang cara mendirikan sebuah Rumah Tahfidz, jawaban yang sangat simple dan sederhana diberikan. Yaitu kalau mau mendirikan ya tinggal cari yang ngajar kemudian cari murid atau yang diajar sudah mulai. Just It.!
Yup benar juga ya ngapain mikir yang macam-macam, yang penting kita mulai atau eksekusi ide terlebih dahulu sambil menyempurnakan sedikit demi sedikit, karena kalau kita menunggu sempurna tidak akan mulai-mulai langkah pertama
Ide Pembentukan Rumah Tahfidz di Demak (2)
Setelah berselang beberapa waktu keinginan untuk medirikan RUmah Tahfidz seperti tinggal impian. Akan tetapi setelah beberapa kali melihat tayangan di televisi Nikmatnya SEDEKAH setiap Rabu dan Kamis pagi bersama Ust. Yusuf Mansur yang hampir dalam setiap episodenya mengkampanyekan program One Day One Ayat, membuat teringat kembali akan keinginan Mendirikan RUmah Tahfidz.
Apalagi Wisata Hati dan PPPA (Program Pembibitan Penghafal Alqur’an) yang semakin gencar membuat ruamh-rumah tahfidz untuk semakin mebudayakan Alqur’an dimulai dari Membaca, Memahami, Menghafal dan Mengamalkan Alqur’an.
Akan tetapi tetap saja keinginan untuk mendirikan Rumah Tahfidz hanya sekedar impian pada saat itu. Saya akan akan ada Kejaiban-Kejaiban yang terjadi atas Izin Allah SWT jika kita bersungguh-sungguh dan YAKIN atas JANJINYA